Madrasah Hebat Bermartabat

Tampilkan postingan dengan label EMIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EMIS. Tampilkan semua postingan

Prosedur Pendataan Aplikasi Feeder EMIS (AFE)


Sebagaiman telah diketahu bahwa EMIS Feeder adalah aplikasi berbasis komputer lokal yang dapat disinkronisasi dengan Server Pendataan di Pusat.

Tujuannya adalah mempermudah akses lembaga dalam pendataan EMIS. Dengan sistem pendataan melalui Feeder ini, maka update data EMIS semakin lebih cepat, karena model pendataan ini dilakukan melalui mekanisme pendataan secara offline tanpa bergantung selalu akses internet, akses internet hanya diperlukan diawal dan di akhir pendataan dalam rangka pengambilan dan pengiriman data ke server pusat.

Untuk melakukan pendataan pada Aplikasi Feeder EMIS (AFE) langkah-langkah yang harus ditempuh adalah sebagai berikut:

1. Daftar
Untuk menjalankan AplikasiFeeder Madrasah. Proses yang pertama dilakukan adalah memiliki Akun Operator EMIS. Jika sudah mengikuti pendataan melalui aplikasi online sebelumnya, Anda bisa melakukan Login Aplikasi.

2. Unduh Aplikasi
Setelah terdaftar, proses selanjutnya adalah mengunduh aplikasi feeder melalui website EMIS Dashboard atau link keunduhan aplikasi http://emisdep.kemenag.go.id/madrasah_emis/dashboard/index.php?content=aplikasi

3. Login Aplikasi
Untuk login ke aplikasi yang pertama kali, pastikan perangkat yang akan dijalankan program aplikasi pendataan terhubung dengan internet, untuk login yang pertama kali perlu membutuhkan koneksi internet. Karena user Login menggunakan user yang valid, data user di simpan di server dan diakses secara online. Sedangkan untuk Login berikutnya tidak diperlukan koneksi ke Internet.

4. Ambil Data Lampau/Sinkronisasi Data Awal
Sinkronisasi Data awal diperlukan untuk mengambil data pada pendataan periode sebelumnya atau mengupdate data yang tersimpan di server. Karena pada saat pertama kali, yang baru ditarik otomatis adalah Data Profil lembaga, sedangkan komponen data lainnya, misalnya Siswa, Guru, Tendik dan Sarpras masih Nol (0). Sehingga Perlu Ambil Data untuk Objek Data lainnya selain Lembaga.

5. Pendataan
Pada aplikasi Feeder Madrasah, urutan pendataan dimulai dari:
1)Manajemen data kelembagaan,
2)Manajemen data Siswa,
3)Manajemen data GTK (Guru dan Tendik),
4)Manajemen data Sarana dan Prasarana.
Proses pendataan ini bisa dilakukan secara offline atau tidak perlu koneksi jaringan internet.
Manajemen data yang dimaksud adalah proses melengkapi, memperbaiki dan update Kenaikan Kelas. Penambahan Data diperkenankan hanya untuk data yang tidak ada dalam referensi, yaitu Siswa Baru Kelas1 MI dan SiswaUmum.
Sedangkan Manajemen Data untukProses Mutasi Siswa/Guru, Penambahan dan Hapus Data lainnya harus dilakukan secara online, dengan tujuan menjaga Data Referensi.**

6. Sinkronisasi Data Akhir
Setelah semua data sudah terinput kedalam aplikasi secara lengkap dan benar, langkah selanjutnya adalah sinkronisasi data ke server. Proses ini membutuhkan koneksi internet. Untuk memeriksa Hasil Sinkronisasi ini bisa akses melalui Laman Monitoring Feeder http://emisdep.kemenag.go.id/madrasah_emis/monitor/

7. Berita Acara Pendataan (BAP)
Proses terakhir adalah unduh BAP, setelah semua objek pendataan secara lengkap sudah dilakukan update dan valid. MakaBAP bisa diunduh melalui Laman Monitoring Feeder.




Share:

Aplikasi Feeder EMIS

    1. Apakah EMIS Feeder?
    EMIS Feeder adalah aplikasi berbasis komputer lokal yang dapat disinkronisasi dengan Server Pendataan di Pusat.
    Tujuannya adalah mempermudah akses lembaga dalam pendataan EMIS. Dengan sistem pendataan melalui Feeder ini, maka update data EMIS semakin lebih cepat, karena model pendataan ini dilakukan melalui mekanisme pendataan secara offline tanpa bergantung selalu akses internet, akses internet hanya diperlukan diawal dan di akhir pendataan dalam rangka pengambilan dan pengiriman data ke server pusat.
    2. EMIS Feeder digunakan untuk Lembaga apa?
    Untuk tahap pertama EMIS Feeder yang disediakan adalah EMIS Feeder Madrasah.
    3. Dimana kita mendapatkan aplikasi Feeder?
    Aplikasi feeder dapat di download melalui website EMIS Dashboard (http://emispendis.kemenag.go.id) pada menu Unduhan. (Saat ini aplikasi feeder belum aktif digunakan, dikarenakan sedang proses ujicoba. Aplikasi direncanakan akan dioperasikan Semester Genap 2019/2020).
    4. Bagaimana Cara Kerja aplikasi Feeder (Madrasah)?
    Aplikasi feeder merupakan aplikasi berbasis web komputer lokal, dengan cara download dari EMIS Dashboard (http://emispendis.kemenag.go.id). file dalam bentuk ZIP, perlu diekstrak. hasilnya file exe bisa langsung dijalankan. Untuk pertama kali perlu koneksi internet untuk login ke server emis pusat dan menarik data awal profil lembaga dilanjutkan menarik data siswa, guru, tendik dan sarpras. setelah mendapatkan data tersebut, koneksi bisa diputuskan selanjutnya bekerja (update) untuk data-data lembaga, siswa, guru, tendik dan sarpras yang dilakukan secara offline. Jika sudah selesai seluruhnya, maka data tersebut dikirim ke server pusat melalui mekanisme sinkronisasi.
Share:

E - Manja 2019-2020 Diluncurkan


Bulan Desember 2019 merupakan bulan yang sangat mendebarkan, terutama bagi para operator EMIS Madrasah, karena tanggal 30 Desember 2019 merupakan akhir penggunaan pendataan melalui aplikasi EMIS Madrasah. Hal ini tentu terasa menyulitkan karena masih banyak madrasah yang belum selesai melaksanaakan pendataan calon peserta ujian pada siswa kelas akhir. Kesulitan ini sebenarnya lebih disebabkan karena sulitnya log in ke akun Emis Madrasah. Akhirnya, pada 30 Desember 2019, Emis Madrasah sudah benar-benar tidak bisa dakses lagi.  

Akhirnya muncul informasi bahwa Emis Madrasah kembali di buka dan bisa diakses lagi sampai dengan 15 Januari 2020. Perpanjangan waktu 15 hari ini cukup menggembirakan, namun ternyata  kesulitan log in pun masih menjadi kendala utama.

Akhirnya, pada 3 Januari 2020 kembali diluncurkan website EMIS Manajemen UN atau yang biasa disebut dengan E-Manja. Web ini sebenarnya sudah pernah digunakan pada pendataan siswa calon peserta Ujian Nasional tahun lalu, yaitu pada Tahun Pelajaran 2018/2019. Kabar sebelumnya, tahun ini E-Manja tidak akan digunakan lagi. Mengingat alur pendataan siswa calon peserta Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 meliputi EMIS Madrasah - Verval PD - PDUN - Bio UN.

Web ini sebenarnya termasuk kedalam satu kesatuan dengan link website Emis Madrasah. Link E-Manja sendiri adalah http://emispendis.kemenag.go.id/e-manja/Username dan Password yang digunakan adalah username dan password akun EMIS Madrasah masing-masing.

Setelah berhasil masuk web, maka tampilan E-Manja hampir sama seperti dulu. Bedanya untuk E-Manja kali ini menu yang bisa digunakan hanya 2. Yaitu Analisis Data dan PDUN. Dalam menu PDUN pun hanya ada 2 Sub-Menu yaitu Rombel dan Peserta Didik. 



Yang sebelumnya banyak teman-teman mempertanyakan kenapa siswa calon peserta Ujian Nasional tidak masuk PDUN, bisa di cek dalam menu Rombel. Apakah kelengkapan data yang dibutuhkan pada rombel sudah dilengkapi atau belum. Seperti contoh gambar dibawah ini:


Terdapat perbedaan kelengkapan data yang dibutuhkan pada kelas 5 dan 6, pada contoh gambar diatas. Pastikan pada rombel kelas akhir sudah lengkap. Untuk yang belum lengkap, bisa di edit pada menu Aksi. Pastikan semua kolom yang tersedia sudah terisi lengkap. Jika sudah, maka tunggu sinkron ke PDUN untuk cek siswa yang belum masuk karena terkendala rombel yang belum tersetting sudah masuk atau belum.


Menu yang kedua adalah Peserta Didik. Karena E-Manja hanya untuk melengkapi dan memperbaiki data detail siswa. Maka yang bisa dilengkapi dan diperbaiki hanya data yang akan dibutuhkan di PDUN. Jika terdapat kesalahan identitas pokok siswa (NIK, nama, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin dan nama ibu kandung), madrasah dapat melakukan perbaikan (edit) data melalui aplikasi Verval-PD.. Pastikan data yang diinput sudah benar, dan klik Simpan. Untuk melihat suksesnya perubahan data, jangan lupa lakukan Refresh halaman web.



Pada kolom Kebutuhan Khusus, diisi dengan kode:

  • A= Tuna Netra
  • B= Tuna Rungu
  • C= Tuna Grahita
  • D= Tuna Daksa 
  • E= Tuna Laras
  • J= Bakat Luar Biasa
  • K= Sulit Belajar
Untuk kolom yang koong (misal: Jenjang MI untuk kolom Nomer Peserta Ujian, No. SKHUN, dan No. Ijazah) bisa dikosongi dan langsung simpan. Pastikan untuk jenjang MTs dan MA data yang diisi sudah lengkap.

Untuk siswa yang terdata ganda, pada web E-Manja bisa dilakukan penghapusan siswa, pada menu yang sama yaitu Peserta Didik - Hapus Data (Kotak merah sebelah Aksi). Pastikan siswa yang memang terdata ganda yang dihapus.


Untuk siswa calon peserta Ujian Nasional yang belum masuk kedalam EMIS Madrasah, segera dikoordinasikan ulang ke Admin Kemenag Kab./Kota masing-masing agar dilanjutkan ke Admin Kanwil Provinsi masing-masing wilayah. 

Info lanjutan:
  1. Hasil updating data siswa kelas akhir melalui e-manja akan disinkronkan dengan PDSPK (Verval-PD dan PDUN) dan LTMPT (khusus kelas 12 MA) dengan jadwal sinkronisasi minimal 1x24 jam (sinkronisasi membutuhkan waktu 24 jam setelah diinput). Selama waktu yg diperlukan untuk sinkronisasi itu diminta operator sabar menunggu dan tidak melakukan penginputan data yg sama dengan input yg telah dilakukan sebelumnya( pelanggaran terhadap hal ini bisa berakibat terjadinya data yg dobel dan mengganggu verifikasi data di EMIS maupun PDSP)
  2. Jika di aplikasi Verval-PD terdapat indikasi siswa ganda (siswa madrasah tercatat di 2 satuan pendidikan atau lebih), operator madrasah harus melaporkan keberadaan siswa tersebut ke admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi. ( untuk diambil langkah penyelesaian sebagaimana yg telah dikoordinasikan pada group HD maupun Group Kasi Kurev Provinsi).
  3. Jika siswa tersebut bukan siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah yang bersangkutan melalui aplikasi Verval-PD.
  4. Jika siswa tersebut memang benar siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah lain melalui aplikasi Verval-PD atau berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat jika siswa tersebut tercatat sebagai siswa sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan.
  5. Gunakan NISN yang tercatat di database EMIS dan Verval-PD untuk melakukan pendaftaran LTMPT.
  6. Bila tindakan yang perlu diambil oleh operator madrasah, admin EMIS Kantor Kemenag Kab/Ko dan Kanwil sudah dilakukan, maka unmtuk mengecek penyelesaian yg dilakukan oleh pihak EMIS pusat dan sinkronisasinya deng PDSPK, pihak operator diminta secara rutin mengamati perkembangan perubahan datanya, sampai terjadinya keyakinan data siswa yg ditangani selesai dengan sempurna.


Sumber: Hasil Rapat ttg EMIS dan LTMPT yang difasilitasi oleh Direktorat KSKK, Subdit Kurikulum & Evaluasi

Intinya, dalam penggunaan web E-Manja ini, sinkron hasil updating data siswa calon peserta Ujian Nasional dilakukan 1x24 jam setelah proses perubahan data. Dan lakukan refresh berulang setelah simpan perubahan data untuk melihat data yang diubah sudah berubah atau belum.

Share:

Prosedur Pengajuan Calon Siswa Penerima PIP Melalui Jalur Form Usulan Madrasah (Fum) Berbasis Data EMIS Tahun 2019

Berikut ini kami bagikan Prosedur Pengajuan Calon Siswa Penerima PIP Melalui Jalur Form Usulan Madrasah (Fum) Berbasis Data EMIS Tahun 2019


Dowmload Prosedur Pengajuan Calon Siswa Penerima PIP Melalui Jalur Form Usulan Madrasah (Fum) Berbasis Data EMIS Tahun 2019 (DI SINI)
Share:

Pengisian Detail Siswa Pada Emis Madrasah 2019

Pada awalnya pengisian detail siswa bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara manual dan dengan menggunakan template. Namun pada tanggal 26 September 2019 kemarin, kami tidak lagi menumakan  menu detail siswa lagi sehingga detail siswa tidak bisa lagi dilakukan dengan menggunakan cara manual melainkan hanya dengan menggunakan template.

Caranya mudah, tinggal login dengan akun EMIS Madrasah masing-masing, klik menu tempale, download satu persatu template yang akan diisi. Untuk mempermudah pengisian template, unggah templae ke googe drive, klik spreedsheet. Setelah diisi lengkap, download file csv, kemudian unggah lagi ke Emis Madrasah.

Untuk Petunjuk Pengsian, Kode Provinisi, kabupaten silakan DOWNLOAD DI SINI.


Share:

Cara Menambahkan Siswa Pada Emis 2019 Melalui Fitur Cari Siswa

Bagi siswa yang merupakan siswa pindahan RA, MI, MTs dan MA, dapat dilakukan dengan menggunakan fitur menu cari siswa yang ada di emis.


Adapun caranya, perhatikan gambar berikut ini:


Selanjutnya akan tampil laman seperti berikut ini,


Gunakan Nama siswa, NIK, NISN ataupun NISM siswa tersebut untuk melacak atau mencari nama siswa yang akan ditarik ke emis lembaga kita.

Jika ketemu hasilnya akan seperti ini,


Selanjutnya klik menu aksi yang berada diujung data nama siswa, dan pilih simpan.



Demikian cara menambah siswa di emis melalui fitur cari siswa.


Sumber: bookmaymadrasah.blogspot.com
Share:

Cara Tambah Siswa Baru Umum Pada Emis 2019 Setelah Menu Tambah Siswa Baru (Umum) Dihilangkan

Pada awal bulan september tahun pelajaran 2019/2020, Pendataan Emis sudah kembali dibuka setelah pada akhir bulan agustus mengalami Maintanance ( Perbaikan). Ternyata setelah beberapa hari tertutup terdapat kemajuan yaitu web emis sudah dengan mudah dibuka dan diakses menu - menu nya.

Dengan akses mudah ke EMIS tentunya membuat kabar gembira bagi operator, akan tetapi ada satu menu yang sangat penting yang dihilangkan pada EMIS. Menu tersebut yang dihilangkan adalah menu Tambah Siswa Baru ( umum )Maka imbas dari hilangnya menu tersebut adalah operator tidak bisa menambahkan siswa dari lulusan sekolah umum ( Non Madrasah ).

Dihapusnya menu tersebut membuat beberapa operator yang belum memasukkan data Siswa Barunya cukup megalami kebingungan lantaran siswa barunya belum masik ke EMIS. Jika demikian maka jumlah siswa di EMIS dengan data siswa di aplikasi lainnya akan mengalami perbedaaan yang mungkin menambah permasalahan.

Seperti yang dikatakan oleh admin EMIS kabupaten kami, bahwa input siswa baru dari lulusan umum ke web EMIS ditutup hingga tanggal 21 Agustus 2019 dan akan dibuka kembali dengan fokus pada detail siswa.

Akan tetapi bagi anda yang belum memasukkan data siswa baru dari lulusan umum tidak perlu bingung karena hal tersebut bisa diatasi. maka dari itu kami akan membahas Solusi Menu Tambah Siswa Baru dari Umum Dihilangkan Pada Web Emis Madrasah.

Solusi Menu Tambah Siswa Baru dari Umum Dihilangkan Pada Web Emis Madrasah


Pada kesempatan kali ini emissimpatikazone akan memberikan solusi agar siswa baru bisa masuk ke web emis. lalu bagaimana caranya ?

Caranya ialah dengan memanfaatkan menu Mutasi Masuk (Umum)

Jadi operator EMIS bisa menambahkan siswa baru dari lulusan umum ( non madrasah ) melalui menu tersebut. Hal ini boleh dilakukan dan tidak melanggar ketentuan EMIS sebagaimana yang sudah dikatakan oleh Bapak Selamat Djamin pada postingan facebooknya berikut ini :

Namun dalam menambahkan siswa tidak semerta - merta menambahkan begitu saja, tetapi ada cara aturan mainnya.

Cara Menambah Siswa Baru ( umum ) menggunakan menu Mutasi Masuk ( Umum )


Baiklah jika anda belum memasukkan siswa baru ke emis atau masih kurang lengkap jumlah siswa yang dimasukkan, silahkan ikuti langkah - langkah yang kami berikan dibawah ini :


  • Buka web Emis Madrasah
  • Login sebagaimana biasanya
  • Setelah login Klik menu Kesiswaan => Siswa Aktif
  • Kemudian Klik menu Mutasi Masuk ( umum ) pada bagian
Cara Menambah Siswa Baru ( umum ) menggunakan menu Mutasi Masuk ( Umum )

  • Tunggu hingga menu isian siswa tampil, nah setelah tampil silahkan isi data - datanya
  • PENTING ! untuk isis status siswa silahkan isikan dengan "Siswa Baru". Kemudian untuk data yang lainnya silahkan dilengkapi sesuai kolom yang diminta.
Cara Menambah Siswa Baru ( umum ) menggunakan menu Mutasi Masuk ( Umum )

  • Jika sudah terisi semua Klik Simpan 
  • Silahkan tunggu, karena proses tambah siswa ini loadingnya sama hal dengan menambah siswa pada menu siswa baru (umum). Jadi silahkan buk tab baru lagi dan buka menu mutasi masuk (umum) untuk lanjut menambahkan.


Nah selanjutnyas silahkan masukkan jua siswa umum lainnya yang belum masuk di web emis. Apakah cara ini bisa dilakukan bersama - bersam ?  Iya bisa, silahkan buka tab pada browser dan buka menu mutasi masuk (umum ) hingga beberapa tab. Seperti yang sudah saya contohkan pada tutorial cepat menambah siswa umum ini

Seperti itulah Solusi Menu Tambah Siswa Baru (Umum) Dihilangkan Pada Web Emis Madrasah. Semoga dengan cara ini dapat membantu anda dalam memasukkan siswa baru umum yang sebelumnya belum masuk pada EMIS.

Demikianlah informasi tentang Solusi Menu Tambah Siswa Baru (Umum) Dihilangkan Pada Web Emis Madrasah. Semog apa yang kami sampaikan pada artikeli ini dapat bermanfaat. Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman - teman yang belum . segera tahu. Terima Kasih.

Sumber:  emissimpatikazone
Share:

Cara Mudah Mengatasi Siswa Ganda Pada Akun EMIS Madrasah 2019


Fitur Siswa Ganda pada EMIS Madrasah saat ini sudah berfungsi. 

Untuk siswa ganda yang terdeteksi fitur Siswa Ganda, tentunya bisa diselesaikan dengan mudah karena data siswa tersebut sudah ada dalam fitur Siswa Ganda. Caranya adalah:




  1. Log In pada web Emis Madrasah
  2. Klik menu Kesiswaan
  3. Klik Sub-menu Siswa Ganda
  4. Centang salah satu nama ganda yang terdeteksi
  5. Klik Hapus Ganda pada bagian kiri atas
  6. Klik OK


Setelah proses ini selesai, maka otomatis tampilan fitur ini akan kembali kosong karena siswa ganda sudah terhapus.

Lalu jangan lupa untuk cek ulang data siswa tersebut pada Siswa Aktif untuk memastikan bahwa data ganda siswa sudah terhapus. Terimakasih.

oppmi.id

Share:

Cara Mudah Membuka dan Mengedit Template Pada EMIS Madrasah 2019

Pada EMIS Madrasah Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 ini ada yang berbeda, salah satunya adalah template. Jika pada Tahun Pelajaran 2018/2019 lalu template PPDB bisa digunakan oleh seluruh jenjang, untuk kali ini template PPDB hanya digunakan khusus untuk jenjang RA. 

Lalu bagaimana untuk Siswa PPDB jalur umum untuk jenjang MI, MTs dan MA? Tentunya denga input manual satu persatu, menggunakan fitur Siswa Baru (Umum).

Saat ini pada fitur template pada EMIS Madrasah sudah muncul beberapa template yang bisa diunduh dan diunggah. Dan untuk yang terpenting adalah template Siswa Aktif. Yang terdiri dari 7 template, yaitu Kebutuhan Khusus, NIK, NISN dan NIS Lokal, Tempat Tinggal, Informasi Orang Tua, Alamat Tinggal Orang Tua, Status Sekolah Sebelumnya dan UN Jenjang Sebelumnya. Mengingat banyaknya detail siswa yang harus dilengkapi, maka EMIS Madrasah mengeluarkan template ini. Tentunya tidak semua siswa pada madrasah yang akan muncul namanya di template tersebut, hanya siswa yang detail siswanya belum lengkap saja. 

Sebelum mengunduh template siswa, pastikan jika seluruh siswa baik siswa baru dan siswa mutasi telah terinput lengkap pada akun EMIS Madrasah masing-masing madrasah. Agar nantinya tidak ada siswa yang terlewat belum terisi detail siswanya. 

Untuk mengunduh template, operator cukup klik tanda berwarna biru dengan tanda panah kebawah. Nantinya file template akan otomatis terunduh. File template yang terunduh berbentuk CSV. Tentunya file ini tidak bisa dibuka sembarangan karena tampilannya akan berubah, menyimpan informasi yang dipisahkan oleh koma, bukan menyimpan informasi dalam kolom. 

Contoh file CSV yang dibuka pada Excel

Masih banyak operator yang merasa bingung bagaimana mengedit data siswa jika tampilan seperti diatas. Solusinya ada 2 cara, dengan mengubah secara manual atau dengan menggunakan Google Spreadsheet. Menggunakan Google Spreadsheet lebih mudah, karena tidak perlu lagi mengubah secara manual. Hanya  saja pengerjaannya harus online

1. Buka Google Spreadsheet via Chrome di https://www.google.com/intl/id_id/sheets/about/
2. Klik Buka Google Spreadsheet
3. Klik Kosong dengan tanda tambah ditengahnya 


4. Klik File
5. Klik Buka atau Ctrl+O



6. Klik Pilih File dari Perangkat Anda


7. Isi data siswa dengan lengkap
Yang perlu diperhatikan, bahwa Kode Sekolah dan Kode Siswa juga Nama Siswa tidak boleh dihapus dan diubah sama sekali. Karena jika berubah, kemungkinan besar nantinya CSV jika sudah tersimpan tidak akan berhasil diunggah di EMIS Madrasah. 


8. Ketika proses input data siswa sudah selesai, klik File
9. Klik Download
10. Klik Nilai yang dipisahkan dengan koma (csv, sheet saat ini)


Lalu file CSV terbaru yang sudah diunduh, bisa diunggah kembali pada menu Template dan disesuaikan dengan csv apa yang akan diunggah. 

Sumber: oppmi.id
Share:

Hari Guru Nasional

Selamat Hari Guru Nasional 2025, “Merawat Semesta dengan Cinta.”

Recent Posts