Madrasah Hebat Bermartabat

Tampilkan postingan dengan label MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB. Tampilkan semua postingan

آمَالُ الْمُرَاهِقِيْن (Cita-cita Para Remaja)


(أ)
أَلْقَى الشَّيْخ إِبْرَاهَيِمْ, وَهُوَ مُبَلِّغٌ إِلَى الْإِسْلَام, مُحَاضَرَة دِيْنِيَّة أَمَامَ الطُّلَّاب وَالطَّالِبَاتِ تَحْتَ الْمَوْضُوْعِ : (مَرْحَلَة الْمُراَهَقَة).
Kiyai Ibrohim menyampaiakan - Dia adalah seorang mubaligh (penceramah Islam) - ceramah keagamaan di hadapan para siswa dan siswi di bawah tema: (Masa Remaja).
وَمِنْ كَلَامِ الشَّيْخ :
أَنْتُم الْآنَ فِيْ مَرْحَلَة الْمُرَاهَقَة, وَهَيَ مَرْحَلَة بَعْدَ مَرْحَلَة الطُّفُوْلَة. وَهَيَ مَرْحَلَةٌ هَامَّةٌ لِحَيَاتِكُمْ وَفِي بِنَاءِ جِسْمِكُمْ بَلْ أَهَمُّ مَرْحَلَةٍ فِيْ بِنَاء ِ مُسْتَقْبَلِكُمْ وَفِيْ تَحْقِيْقِ آمَالْكُمْ فِى الْحَيَاة.
Diantara ucapan Kiyai Ibrahim:
Kalian sekarang berada di masa remaja, ia (masa remaja) adalah masa setelah masa kana-kanak. Ia adalah masa yang penting bagi kehidupan kalian dan dalam membina badan bahkan masa remaja itu adalah masa yang paling penting dalam membangun masa depan kalian dan dalam mewujudkan cita-cita kalian dalam kehidupan.
(ب)
هٰذَا يَتَمَنَّى أَنْ يَكُوْنَ مُهَنْدِسًا, لِيَبْنِيَ الْبُيُوْتَ وَالْعِمَارَاتِ. وَذٰلِكَ يُرِيْدُ أَنْ يَكُوْنَ طَبِيْبًا, لِيُعَالِجَ الْمَرْضَى فِى الْمُسْتَشْفَيَاتِ. وَهٰذِهِ تُحِبُّ أَنْ  تَكُوْنَ مُدَرِّسَةً, لِتُدَرِّسَ التَّلَاميْذَ فِى الْمَدَارِسَ. وَتِلْكَ تَتَمَنَّى أَنْ تَكُوْنَ مُحَامِيَةً  لِيُسَاعِدَ الْمُسْتَضعَفِيْنَ فِى الْعَدَالَةِ.
Siswa ini ini ingin menjadi seorang arsitek supaya dia bisa membangun rumah-rumah dan apartemen-apartemen. Siswa itu ingin menjadi seorag dokter supaya dia  bisa mengobati para pasien di beberapa rumah sakit. Siswi ini senang menjadi guru, supaya dia bias mengajar para siswa di madrasah-madrasah. Siswi itu mengharap bisa menjadi seorang pengacara supaya dia bisa menolong para terdakwa dalam pengadilan.

 وَآخَرُ يُفَضِّلُ أَنْ يُوَاصِلَ دِرَاسَتَهُ إِلَى جَامِعَاتٍ مُخْتَلِفَةٍ, وَمِنْهَا جَامِعَةٌ دِيْنِيَّةٌ لِيَكُوْنَ عَالِمًا أَوْ دَاعِيَةً لِلْإِسْلَامِ. هُنَا مَنْ يَخْتَارُ أَنْ يَكُوْنُوْا جُنُوْدًا شُجْعَانَ للِدِّفَاعِ عَنْ بِلَادِهِمْ,  وَهُنَاكَ مَنْ تُفَضِّلُ أَنْ تَكُوْنَ صَحَافِيَّةً لِتَكْتُبَ فِى الْأَخْبَارِ
Siswa yang lain mengutamakan meneruskan belajarnya ke universita-universitas yang berbeda-beda, diantaranya adalah universitas keagamaan supay bisa menjadi orang yang berilmu (ahli agama) atau pendakwah (dai) agama Islam. Di sana ada siswa yang memilih menjadi para tentara yang pemberani supaya mereka bia menajaga (membela) negara mereka, dan di sana ada sisw yang lebih senang menad wartawan supaya ia bisa menulis berita.
(ج)
يَنْمُو جِسْمُكُمْ فِيْ هٰذِهِ الْمَرْحَلَةِ نُمُوًّا سَرِيْعًا, وَيَنْمُوْ كَذٰلِكَ عَقْلُكُمْ نُمُوًّا سَرِيْعًا فَيَجِبُ أَنْ تَحَافظُوْا عَلَى صِحَّةِ أَجْسَامِكُمْ, وَيَجِبُ  عَلَيْكُمْ أَنْ تُنَظِّمُوْا حَيَاتَكُمْ وَتُقَسِّمُوْا أَوْقَاتَكُمْ بَيْنَ الرَّاحَةِ وَالْعَمَلِ وَبَيْنَ الدِّرَاسَةِ وَالرِّيَاضَةِ . وَلَا تُضَيِّعُوْا أَوْقَاتَكُمْ فِيْ كَثْرَةِ السَّهَرِ وَغَيْرِ ذٰلِكَ مِنَ الْأَعْمَالِ الَّتِيْ تُضِرُّ بِمُسْتَقْبَلِكُمْ.

Pada masa (remaja) ini badan kalin tumbuh dengan pertumbuhan yang cepat, begitu juga akal kalian tumbuh dengan pertumbuhan yang cepat, maka kalian wajib menjaga kesehatan badan kalian dan wajb mengatur hidup kalian dan membagi waktu kalian antara istirahat dan bekerja dan antara belajar dan olah raga. Janganlah kalian menyia-nyiakan waktu dalam begadang dan selainnya diantara perbuatan-perbuatan yang membahayaan masa depan kalian.

Buku Paket Bahasa Arab Kelas XI Kurikulum 2013, Kemenag RI, halaman 15-16.


File word bisa dilihat diunduh gratis.
Share:

Hari-Hari Raya Dalam Islam



اَلْأَعْيَادُ فِى الْإِسْلَامِ

إِهْتَمَّ الْإِسْلَامُ بِالْأَعْيَادِ اِهْتَمَامًا كَبِيْرًا, أَوَّلًا لِأَنَّهَا كَانَتْ مَوْجُوْدَةً فِى الْمُجْتَمَعَاتِ الْقَدِيْمَةِ, وَثَانِيًا: لِأَنَّهَا أَمْرٌ ضَرُوْرِيٌّ لِكٌلِّ أُمَّةٍ حَتَّى يَكُوْنَ لَهَا أَعْيَادٌ فِيْ أَيَّامِهَا تَفْرَحُ بِهَا وَتَسْتَرِيْحُ مِنْ تَعَبِ الْعَمَلِ. وَأَعْيَادُ كُلِّ أُمَّةٍ تَرْتَبِطُ بِدِيْنِهَا أَوْ بِحَوَادِثَ مُهِمَّةٍ لَهَا أَثَرٌ فِيْ حَيَاتِهَا.

Islam memberikan perhatian yang besar terhadap hari-hari raya, pertama karena hari-hari raya itu sudah ada pada masyarakat terdahulu, dan yang kedua karena hari-hari raya itu merupakan perkara yang penting bagi setiap umat sehingga umat memiliki hari-hari raya yang di dalamnya umat bisa bergembira dan beristirahat dari lelahnya pekerjaan. Dan hari-hari raya setiap umat itu bertalian dengan agamanya atau peristiwa-peristiwa yang penting yang memiliki pengaruh dalam hidupnya.

جَعَلَ الْإِسْلَامُ لَهُمْ عِيْدَيْنِ مُرْتِبَطَيْنِ بِعِبَادَتَيْنِ مِنْ أَهَمِّ عِبَادَاتِ الْإِسْلَامِ وَهُمَا عِيْدُ الْفِطْرِبَعْدَ أَنْ يَنْتَهِيَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ صَوْمِ رَمَضَانَ وَيَفْرَحُوْا بِفِطْرِهِمْ  وَعِيْدُ الْأَضْحَى فِى الْعَاشِرِ مِنْ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ أَيْ بَعْدَ يُؤَدِّيَ الْحُجَّاجُ أَهَمَّ رُكْنٍ فِيْ عِبَادَةِ الْحَجَّ وَهُوَ الْوُقُوْفُ بِعَرَفَةَ.

Islam telah menjadikan dua hari raya yang bertalian dengan dua ibadah diantara ibadah-ibadah Islam yang paling penting, yaitu “Idul Fitri” setelah umat Islam selesai dari puasa Ramadlan dan mereka bergembira dengan berbuka, dan “Idul Adlha” pada hari kesepuluh dari bulan Dzul Hijjah yaitu setelah orang-orang yang berhaji melaksanakan rukun yang paling penting dalam ibadah haji yaitu wuquf di Arafah.

وَفِيْ لَيْلَتَيِ الْعِيْدِ يُكَبِّرُ الْمُسْلِمُوْنَ اللهَ يَقُوْلُوْنَ: اللهُ أَكْبَرُ ... اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَآ إِلهَ إِلَّا اللهُ وَالله أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ. يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ وَيَسْتَغْفِرُوْنَهُ وَيُعْطُوْنَ الْفُقَرَاءَ.

Dan di dua malam hari raya, umat Islam bertakbir kepada Allah dengan mengucapkan: Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Laa ilaaha illlaahu Wallahu Akbar walillahil hamdu.Mereka berdoa dan memohon ampunan kepada Tuhan mereka, dan memberikan (zakat fitrah) kepada orang-orang faqir.

جَعَلَ اللهُ عِيْدَ الْفِطْرِ فُرْصَةً لِإِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالسُّرُوْرِ وَالشُّعُوْرِ بِالشُّكْرِ للهِ مِنْ مَظَاهِرِ الْفَرَحِ فِيْ عِيْدِ الْفِطْرِ إِدْخَالُ السُّرُوْرِ عَلَى الْفُقَرَاءِ  وَالْمَسَاكِيْنِ بِإِعْطَائِهِمْ زَكَاةَ الْفِطْرِ قَبْلَ صَلَاةِ الْعِيْدِ. وَفِي صَلَاةِ الْأَضْحَى ذَبْحُ الْأَضْحِيَةِ وَتَوْزِيْعُ لُحُوْمَهَا لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِيْنِ.

Allah telah menjadi hari raya Idul Fitri sebagai masa melahirkan kebahagiaan, kegembiraan, dan syiar dengan bersyukur kepada Allah. Diantara menampakkan (mewujudkan) kebahagiaan di hari raya adalah memberikan kegembiraan kepada orang-orang faqir dan miskin, dengan memberikan zakat fitrah kepada mereka sebelum sholat Idul Fitri, dan mewujudkan kegembiraan pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan qurban dan membagikan daging qurban kepada orag-orang faqir dan miskin.

تُصْبِحُ الْأَعْيَادُ فِيْ نَطَرِ الْإِسْلَامِ لَحَظَاتٍ يَتَقَرَّبُ بِهَا الْمُسْلِمُوْنَ إِلَى اللهِ وَفُرْصَةً لِلْخَيْرِ وَأَسْبَابًا تُسَاعِدُ عَلَى تَقْوِيَةِ الصِّلَاتِ بَيْنَ النَّاسِ وَيَظْهَرُ وَالتَّكَافُلُ الْإِجْتَمَاعِيُّ. فِيْهَا يَتَبَادَلُ النَّاسُ التَّهَانِيَّ وَالزِّيَارَاتِ. وَبِذٰلِكَ يَتَّصِلُ الْإِنْسَانُ بِرَبِّهِ عَنْ طَرِيْقِ الْعِبَادَةِ وَعَنْ طَرِيْقِ الْمَحَبَّةِ وَالْإِخَاءِ.   

Dalam pandangan Islam, hari-hari raya itu menjadi masa-masa yang dengannya Umat Islam bisa mendekatkan diri kepada Allah, masa untuk berbuat kebaikan dan sebab-sebab yang menolong terhadap kuatnya hubungan diantara manusia dan saling menanggung secara bersama-sama. Di dalam hari-hari raya terdapat manusia yang saling tukar-menukar ucapan selamat dan berkunjung. Dengan demikian maka manusia berhubungan dengan Tuhannya melalui jalan ibadah dan melalui jalan cinta dan persaudaraan.

Materi Qiroah Buku Siswa Bahasa Arab Kelas XII halaman 85-86, cetakan Direktur Jenderal Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2016 .

Share:

مِنْ رِجَالِ الْإِسْلَامِ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ



Diantara Tokoh -tokoh Islam adalah Umar bin Khotthob RA


كَانَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ رَجُلًا سُجَّاعًا عَادِلًا, أَصْبَحَ الْخَلِيْفَةَ الثَّانِيَ بَعْدَ وَفَاةِ أَبِيْ بَكْرِ نِالصِّدِّيْقِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَهُوَ يُحِبُّ الْمُسْلِمِيْنَ وَيَعْمَلُ عَلَى رَاحَتِهِمْ.

Umar bin Khotob RA adalah tokoh yang pemberani lagi adil, beliau menjadi kholifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq RA. Beliau mencintai kaum muslimin dan bekerja untuk ketenangan mereka.



وَفِيْ إِحْدَى اللَّيَالِيْ خَرَجَ عُمَرُ يُرِيْدُ أَنْ يَتَفَقَّدَ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ,  كَانَ الْبَرْدُ شَدِيْدًا فِى تَلِكْ اللَّيْلَةِ, شَاهَدَ عُمَرُ نَارًا فِى الطَّرِيْقِ فَأَسْرَحَ إِلَيْهَا وَعِنْدَ مَا اقْتَرَبَ مِنَ النَّارِ رَأَى امْرَأَةً تَجْلِسُ هِيَ وَأَطْفَالُهَا حَوْلَ قِدْرٍ عَلَى النَّارِ وَكَاَن الْأَطْفَالُ يْبْكُوْنَ وَيَصْرَخُوْنَ. إِقْتَرَبَ عُمَرُ مِنَ الْمَرْأَةِ وَقَالَ لَهَا: اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ . ثُمَّ سَأَلَهَا: لِمَاذَا يَبْكِيْ هٰؤُلَآءِ الْأَطْفَالُ؟ فَأَجَبَتْهُ، إِنَّهُمْ جَائِعُوْنَ, قَالَ لَهَا: وَمَاذَا فِى الْقِدْرِ؟ قَالَتْ: فِيْهِ مَاءٌ يَغْلِيْ يَسْتَمِعُ الْأَطْفَالُ إِلَى صَوْتِهِ فَيَنَامُوْنَ.

Pada suatu malam, Umar keluar hendak mengontrol keadaan kaum mulsimin. Malam itu adalah malam yang sangat dingin. Di jalan Umar menyakasikan api kemudian dia bergegas menuju api tersebut dan ketika ia sudah dekat dari api, Umar melihat seorang perempuan sedang duduk bersama anak-anaknya di sekitar panci yang berada di atas api. Anak-anak tersebut sedang menangis dan menjerit-jerit. Umar sudah dekat dari perempuan itu dan dia berkata,”Assalaamu ‘alaikum.” Kemudian Umar bertanya kepadanya,” Mengapa anak-anak itu menangis?” Kemudian perempuan itu menjawab,”Sesungguhnya mereka dalam keadaan lapar.” Umar bertanya,”Apa yang ada dalam panci?” Perempuan itu berkata,”Di dalam panci ada air yang dimasak. Anak-anak mendengar suaranya kemudian mereka tidur.”

إِنْطَلَقَ عُمَرُ إِلَى بَيْتِ الدَّقِيْقِ وَأَحْضَرَ دَقِيْقًا وَزَيْتًا.  فَتَحَ عُمَرُ الْقِدْرَ وَصَبِّ فِيْهِ الدَّقِيْقَ وَالزَّيْتَ وَأَخَذَ يُحَرِّكُ الدَّقِيْقَ وَعِنْدَمَا نَضِجَ طَلَبَ مِنْهَا طَبَقًا فَصَبَّ فِيْهِ الطَّعَامَ ثُمَّ طَلَبَ مِنْهَا أَنْ تُطْعِمَ أَطْفَالَهَا. أَكَلَ الأْطْفَالُ حَتَّى شَبِعُوْا ثُمَّ أَخَذُا يَضْحَكُوْنَ وَيَلْعَبُوْنَ حَتَّى يَنَامُوْا. شَكَرَتِ الْمَرْأَةُ عُمَرَ وَقَالَتْ لَهُ: جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا.

Umar pergi menunju rumah penyimpanan gandum dan menghadirkan gandum dan minyak (kepada perempuan itu). Umar membuka panci, menuangkan gandun dan minyak ke dalam panci dan menggerakkan gandum. Ketika gandun telah matang, Umar meminta rantang kepada perempuab itu, lalu menuangkan makanan di dalamnya, kemudian Umar meminta perempuan itu untuk memberikan makanan kepada anak-anaknya. Anak-anak itu makan sehingga kenyang, kemudian mereka tertawa dan bermain sehingga mereka tidur. Perempuan itu berterima kasih kepada Umar, di berkata,”Semoga Allah membalas Anda dengan balasan kebaikan yang banyak.”

Sumber: Dirjenpendis Kemenag RI, Buku Siswa bahasa Arab Kelas XII, Kurikulum 2013.


Share:

الرحلات والثقافة (Perjalanan dan Kebudayaan)

لَقَدْ تَوَسَّعَ الْعَالَمُ الْإِسْلَامِيُّ فِى الْعُصُوْرِ الْمَاضِيَةِ. وَهٰذَا يُؤَدِّيْ إِلَى زَيَادَةِ الْأَهَمِّيَّةِ الْمَعْلُوْمَاتِ جُغْرَاغِيَّةِ الْإِسْلَامِيِّ وَالتَّعَرُّفِ عَلَى الْأَحْوَالِ الْبِلَادِ.
Sungguh dunia Islami pada masa-masa lalu telah mengalami perluasan. Ini menyebabkan kepada bertambah pentingnya pengetahuan Geografi keislaman dan pengetahuan terhadap keadan-keadaan negara.
وَرَوَى التَّارِخُ أَنَّ الرَّحَالَةَ الْعَرَبَ كَانُوْا يَجُوْبُوْنَ الْبِلَادَ الْإِسْلَامِيَّةَ وَتَجَاوَزُوْنَ حُدُوْدَ الْعَالَمِ الْإِسْلَامِيِّ, فَلَمْ تَمْنَعْهُمْ صُعُوْبَةُ الْمُوَاصَلَاتِ أَوْ بُعْدُ الْمَسَافَاتِ.
Ahli sejarah telah meriwayatkan bahwa sesungguhnya para pelancong Arab mereka melampaui negara-negara Islam dan melewati batas-batas dunia Islam, maka sulitnya transportasi atau jauhnya jarak perjalanan itu tidak menghalangi mereka.

Share:

الحضارة الإسلامية بين الأمس واليوم Peradaban Islam Antara Dulu dan Sekarang


أَنْرَلَ اللهُ الْقُرْآنَ  عَلَى رَسُوْلِهِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُدًى لِلنَّاسِ جَمِيْعًا, فَاحْتَاجَ الْمُسْلِمُوْنَ إِلَى قِراءَةَ هَذَا الْكِتَابِ الْكَرِيْمِ وَفَهْمِ مَعَانِيْهِ, فَظَهَرَتْ عُلوْمُ الْقِرَاءَاتِ وَعُلُوْمُ التَّفْسِيْرِ وَعُلُوْمُ اللُّغَةِ الْعَرَبِيَّىةِ.

Allah telah menurunkan Al-Quran kepada Rasul-Nya Sayyidinaa Wa Maulaanaa Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh manusia, kemudian kaum muslimin membutuhkan  untuk membaca kitab yang mulia ini (Al-Quran) dan memahami makna-maknanya, maka lahirlah ilmu qiroat (ilmu membaca Al-Quran), ilmu tafsir dan ilmu bahasa Arab.

وَاحْتَاجَ الْمُسْلِمُوْنَ أَيْضًا إِلَى أَنْ يَفْهَمُوا الشَّرِيْعَةَ, فَظَهَرَتْ عُلُوْمُ أُصُوْلِ الْفِقْهِ وَالْفِقْهِ وَقَضْ فَرَضَ الْقُرْآنُ عَلَى الْمُسْلِمِيْنَ أَنْ يَتَفَكَّرُوْا فِى أَحْوَالِ الْكَوْنِ, وَبِهَذَا اهْتَمَّ الْمُسْلِمُوْنَ بِالْعُلُوْمِ التَّجْرِيْبِيَّةِ فَظَهَرَتْ عُلُوْمُ الْكِيْمِيَاءِ وَالْفِيْزِيَاءِ وَالطِّبِّ وَالْبِيُوْلُوْجِيَ ومَا أَشْبَهَ ذَلِكَ مِنَ الْعُلُوْمِ الطِّبِّيَّةِ.
Dan kaum muslimin juga membutuhkan  untuk memahami syariat (agama), maka lahirlah ilmu ushul fiqih dan ilmu fiqih, dan sungguh Al-Quran telah mewajibkan kaum muslimin untuk memikirkan tentang keadan-keadaan alam, maka dengan ini, umat islam memperhatikan ilmu-ilmu eksperimen maka lahirlah ilmu kimia, fisika, kedokteran, biologi dan serupa itu semua dari ilmu-ilmu kedokteran.

وَظَهَرَ الْمَنْهَجَ التَّجْرِيْبِيُّ أَوَّلَ مَرَّةٍ فِى تَارِيْخِ الْحَضَارَةِ الْبَشَرِيَّةِ عَلَى عُلَمَاءِ الْإِسْلَامِ. وَاعْتُبَرَ جَابِر بْنُ الْحَيَّان مِنَ الْأَوَائِلِ الَّذِيْنَ أَدْخَلُوْا هَذَا الْمَنْهَجَ فِى أَبْحَاثْهِمْ. وَكَانَ جَابِر أَعْظَمَ الْكِيْمِيَائِّيِّيْنَ, وَمِنْ مُصَنَّفَاتِهِ فِى الْكِيْمِيَاءِ كَتَابُ الْخَوَّصِّ وَكِتْابُ السَّبْعِيْنَ, وَكُتُبٌ أُخْرَى مَشْهُوْرَةٌ, وَهُوَ يْعَمَلُ صَيْدَلَانِيًّا فِى الْكُوْفَةِ.

Telah lahir metode eksperimen pada pertama kali dalam sejarah peradaban manusia di tangan para ilmuwan Islam. Jabir bin Hayyan dianggap termasuk diantara para ilmuwan yang memasukkan metode eksperimen ini dalam penelitian-penelitian mereka. Dan Jabir bin Hayyan adalah ahli kimia terbesar, diantara karangan-karangan Jabir dalam ilmu kimia adalah Kitab Al-Khowwash, Kitab As-Sab’iin dan kitab-kitab yang terkenal lainnya, dia bekerja sebagai apoteker di Kufah (Irak).

وَاعْتُبَرَ ابْنُ الْهَيْثَمِ مِنَ الرُّوَّادِ الَّذِيْنَ أَسَّسُوا الْمَنْهَجَ التَّجْرِيْبِيِّ فِي عِلْمِ الْفِيْزِيَاءِ, فَهُوَ مُنْشِئُ عِلْمِ الضَّوْءِ.
Ibnu Haitsam dianggap termasuk diantara para pelopor yang meletakkan dasa-dasar metode eksperimen dalam ilmu fisika, dia adalah orang yang menumbukan ilmu cahaya.
وَاشْهَرَ الْبَيْرُوْنِيُّ بِقِيَاسِ مَسَافَةِ الْأَرْضِ, وَبَيَانِ كُسُوْفَ الشَّمْسِ, وَنَاقَشَ الْأَدِلَّةَ عَلَى كُرَوِيَةِ الْأَرْضِ وَدَوَرَانِهَا عَلَى 
مَحْوَرِهَا وَحَوْلَ الشَّمْسِ, وَابْتَكَرَ مِرْصَادًا لَرَصْدِ الْكَوَاكِبِ وَالنُّجُوْمِ.
Al-Bairuni telah terkenal dengan analogi jarak bumi, penjelasan gerhana marahari, mendebatkan dalil-dalil tentang bulatnya bumi dan berputarnya bumi pada porosnya (rotasi) dan berputarnya bumi di sekeliling matahari (revolusi), dan Al-Bairuni menciptakan teropong untuk meneropong planet-planet dan bintang-bintang.
وَكَانَ ابْنُ سِيْنَا أَوَّلَ مَنِ اسْتَعْمَلَ التَّحْدِيْرَ فِى الْجَرَاحَةِ.
Ibnu Sina adalah orang pertama yang menngunakan obat bius dalam pembedahan (operasi).
وَكَانَ ابْنُ النَّفَيْسِ أَوَّلَ مَنِ اكْتَشَفَ الدَّوْرَةَ الدَّمَوِيَّةَ وَبَيَّنَ حَرَكَةَ الدَّوْرَةَ الدَّمَوِيَّةَ فِى الرِّئَتَيْنِ وَفِى الْجِسْمِ, وَاشْهَهَرَ كَذَلِكَ بَتَشْرِيْحِ الْجِسْمِ, وَهُوَ أَسَاسُ عِلْمِ التَّشْرِيْحِ.
Ibnu Nafis adalah orang pertama yang menyingkap perdaran adarah darah menjelaskan bergeraknya peredaran darah dalam limfa dan dalam tubuh, dan karena itulah ia terkenal dengan anatomi tubuh, dan ia adalah dasar ilmu anatomi.
وَسَبَقَ كَذَلِكَ عُلَمَاءُ الْإِسْلَامِ فِى الرِّيَاضِيَّاتِ, مِنْهُمْ ابْنُ جَابِر الْبَتَّانِيُّ وَمُوْسَى ابْنُ شَاكِرٍ وَالْبَيْرُوْنِيُّ.
Begitu juga para imuwan Islam telah maju mendahului dalam matematika, diantara ilmuwan Islam yang maju dalam matematika adalah Ibnu Jabir Al-Battani, Musa bin Syakir dan Al-Bairuni.
هَكَذَا كَانَ الْإِسْلَامُ مِنْ أَقْوَى الْعَوَامِلِ عَلَى تَقَدُّمِ الْحَضَارَةِ فِى مِيْدَانِ الْعُلُوْمِ الْمُخْتَلِفَةِ. وَ هَكَذَا تَقَدَّمَتِ الْحَضَارَةُ الْإِسْلَامِيَّةُ , فِى الْوَقْتِ الَّذِى كَانَتْ أُوْرُبَّا فِى ظَلَامِ الْجَهْلِ, فِى الْوَقْتِ الَّذِى يُسَمَّى بِالْقُرُوْنِ الْوُسْطَى.
Demikianlah, Islam termasuk faktor paling kuat terhadap kemajuan peradaban dalam medan ilmu yang berbeda-beda. Dan demikianlah peradaban islam telah maju pada waktu Eropa dalam gelapnya kebodohan, pada waktu yang disebut dengan ‘Abad pertengahan’.
والْيَوْمَ نُشَاهِدُ كَثِيْرًا مَنَ الدُّوَلِ الْغَرْبِيَّةِ مِثْلُ أَمْرِيْكَا وَأَوْرُبَّا لَهَا سَيْطَرَةٌ عَظِيْمَةٌ عَلَى الدُّوَلِ الْإِسْلَامِيَّةِ وَغَيْرِهَا فِى جَمِيْعِ مَيَادِيْنِ الْحَيَاةِ الْإِقْتِصَادِيَّةِ وَالسِّيَاسِيَّةِ وَالْإِجْتِمَاعِيَّةِ, أَيْنَ نَحْنُ الْمُسْلِمُوْنَ الْيَوْمِ مِنْ هَؤُلَاءِ الْغَرْبِ.
Hari ini kita melihat banyak diantara Negara-negara barat seperti Amerika dan Eropa, mereka memiliki dominasi yang besar terhadap negara-negara Islam dan negera-negara lainnya dalam seluruh medan kehidupan ekonomi, politik, dan sosioal. Di maman kita kaum muslimin sekarang dari orang-orang barat itu؟

Buku Siswa Bahasa Arab Kelas XII Kurikulum 13, Dirjenpendis Kemenag Republik Indonesia


Share:

Hari Guru Nasional

Selamat Hari Guru Nasional 2025, “Merawat Semesta dengan Cinta.”

Tags

ADMINISTRASI MADRASAH (4) ARTIKEL (5) BUKU (8) BUKU DIGITAL MADRASAH (2) DOA DAN DZIKIR (4) EMIS (9) FORKAMAS (6) Juknis (13) KALDIK MADRASAH (3) KESISWAAN (25) KISI-KISI (8) KSM (10) KURIKULUM (14) MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB (5) PERANGKAT PEMBELAJARAN (4) PERMENDIKBUD KMA PMA (3) POS UJIAN (17) PPDB (7) PROFIL MADRASAH (4) Romadlon (8) TOKOH (8) UJIAN (12) WARTA (9)

Recent Posts